Monday, November 14, 2011
Wednesday, November 2, 2011
Happy Sunday
di minggu pagi tepatnya 30 oktober 2011, hpku menyanyikan salah satu OST dream high... dengan nyawa yang masih separu, aku membaca sms tu...antara senang dan sedih, aku mendapat kabar bahwa adik iparku telah melahirkan... senang karena aku mendapatkan seorang keponakan perempuan yang Alhamdulillah lahir dengan sehat... sedih karena aku tidak bisa berada di sana saat dia melahirkan (hal ini tidak usah dibahas, capek)
bayi perempuan itu sangat cantik... kata ibu, bayinya tinggi seperti Ryan (adikku yang pertama) dan bisa dibilang besar juga karena beratnya 38 kg (kalau tidak salah ingat ^^) wajahnya cantik dan imut-imut, perpaduan antara bapak dan ibunya... y iyalah, kalau ga' mirip mereka terus anak sapa?! ;p
pengen banget gendong bayi perempuan yang cantik dan imut-imut itu tapi apa daya neneknya alias ibuku mendominasi... alhasil cuma bisa megang pipinya =(
sampai tulisan ini aku publish, Ryan masih belum menemukan nama yang tepat untuk anaknya... bukan karena dia tidak punya referensi nama-nama tapi karena terlalu banyak pilihan nama-nama jadi bingung mau pilih yang mana... memang dasar plin-planna Ryan itu di segala lini ;p
ada satu hal yang bikin aku sedih... seseorang bilang padaku kalau dalam agamaku, anak itu bukan milik sapa-sapa... saat dia nikah nanti bapaknya tidak bisa mewakili dia dan dia binti fulan... sungguh kasihan anak perempuan yang manis ini... semoga kelak dia bisa menjadi wanita pintar yang kuat...
aku berjanji akan mengurusi dia sampai maut memisahkan... tidak akan aku biarkan anak yang manis ini berjalan sendirian di dunia ini seperti bapak dan omnya terdahulu... aku akan mengganti semua kesalahanku terdahulu ketika meninggalkan bapak dan omnya alias adik-adikku disaat mereka butuh kasih sayang seorang wanita...
semoga anak ini menjadi anak yang sholehah, pintar, kuat dan semua hal-hal baik ada di dalam dirinya... Amin ^^
Thursday, June 30, 2011
Wednesday, April 27, 2011
Friday, April 22, 2011
Jalan Terpilih
sekarang, aku hanya bisa memandangmu dari belakang...
memandang punggungmu membuat aku ingin menangis...
mungkin memang ini jalannya...
aku harus rela melepaskan dirimu dan hanya memandangmu dari kejauhan...
tak ada lagi kebersamaan kita,,, tak ada lagi canda tawa yang dapat kita bagi bersama...
sekarang, aku cukup senang melihatmu tertawa bahagia walaupun tidak denganku...
aku senang melihatmu tersenyum walaupun senyuman itu bukan untukku...
selama kamu bahagia,,, aku pun bahagia...
sekarang kuputuskan untuk menjauh darimu...
bukan karna aku membencimu tapi karna aku terlalu mencintaimu...
perasaan ini tidak seharusnya ada di antara kita...
aku yang telah menodai hubungan ini...
biarkanlah kamu membenciku atau bahkan melupakanku suatu hari nanti,,,
mungkin memang ini yang terbaik...
aku yang memulai dan aku pula yang harus mengakhiri...
maaf, aku terpaksa memilih jalan ini...
Subscribe to:
Posts (Atom)
